Pengawas Madrasah Kemenag Kabupaten Alor Lakukan Pendampingan Akreditasi Madrasah di Wilayah Pantar
![]() |
| Pendampingan Akreditasi Madrasah oleh Pengawas Madrasah Kemenag Kab. Alor |
Pantar, Pendis Alor – Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Alor, Israfil Iho, S.Pd dan Rahmatia Dusu, S.Ag, melaksanakan kegiatan pendampingan akreditasi madrasah yang dipusatkan di MAS Al Kadriniyah, Kecamatan Pantar, pada 22 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan madrasah sekaligus memastikan kesiapan lembaga dalam menghadapi proses akreditasi.
Kegiatan pendampingan ini dihadiri oleh guru dan tenaga kependidikan (GTK) dari sejumlah madrasah di wilayah Pantar, yakni MAS Al Kadriniyah, MIS Nurul Khairah Kolijahi, MIS Nuruddin Pandai, serta MTs Babul Rahmat Baolang.
Dalam pelaksanaannya, pendampingan difokuskan pada pemenuhan Standar Nasional Pendidikan, kelengkapan administrasi, serta penguatan tata kelola madrasah. Para pengawas memberikan arahan teknis terkait penyusunan dokumen akreditasi, pelaksanaan evaluasi diri madrasah, hingga strategi peningkatan mutu pembelajaran di kelas.
Kepala Seksi Pendidikan Islam Kementerian Agama Kabupaten Alor, Hadi Abdul Aziz Kammis, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendorong madrasah agar lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi penilaian akreditasi.
“Akreditasi bukan sekadar penilaian administratif, tetapi menjadi cermin kualitas layanan pendidikan yang diberikan madrasah kepada masyarakat. Karena itu, pendampingan ini penting agar madrasah benar-benar memahami indikator dan mampu memenuhi standar yang ditetapkan,” ujarnya.
Baca Juga: Kunjungan Pendis Kemenag Alor ke MIS Al Islamiyah Wolwal, Perkuat Tata Kelola Madrasah
Ia juga menegaskan bahwa wilayah Pantar yang memiliki tantangan geografis tetap menjadi perhatian dalam pembinaan pendidikan madrasah. Kementerian Agama berkomitmen untuk memberikan layanan yang merata bagi seluruh madrasah, termasuk yang berada di wilayah kepulauan.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi pendampingan. Diskusi berjalan aktif, terutama terkait berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, seperti keterbatasan sarana prasarana dan akses informasi.
Salah satu peserta mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat membantu dalam memberikan pemahaman yang lebih komprehensif terkait proses akreditasi. “Kami merasa terbantu, karena banyak hal yang sebelumnya belum kami pahami, kini menjadi lebih jelas dan terarah,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan madrasah di wilayah Pantar dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan dan pembelajaran, sehingga mampu meraih hasil akreditasi yang optimal serta memberikan layanan pendidikan yang lebih baik kepada masyarakat.
.png)

Tidak ada komentar