Siswa MIN 4 Alor Dilepas, Siap Melanjutkan Pendidikan ke Tingkat Menengah
Acara Pelepasan Siswa Kelas VI MIN 4 Alor
Dulolong, Pendisalor.Id – Sebanyak 35 siswa kelas VI MIN 4 Alor resmi dilepas dalam acara pelepasan siswa Tahun Pelajaran 2025/2026 yang dilaksanakan pada Kamis (4/6/2026) di halaman MIN 4 Alor, Desa Dulolong. Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh haru tersebut menjadi momentum penting bagi para siswa untuk melangkah menuju jenjang pendidikan menengah.
Acara pelepasan dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor, Mansur B. Samah, Kepala Seksi Pendidikan Islam Kabupaten Alor, Hadi Kammis, para Pengawas Madrasah dan Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI), Kepala Desa Dulolong Syamsudin Djawa, Ketua Komite MIN 4 Alor Mukhtar Dana, S.E., tokoh agama, tokoh masyarakat, dewan guru, serta seluruh orang tua siswa.
Momen yang paling dinantikan dalam kegiatan tersebut adalah pembacaan Surat Keputusan Kelulusan oleh Koordinator Kurikulum MIN 4 Alor, Salahudin Lolong, S.Pd.I. Berdasarkan keputusan yang dibacakan, sebanyak 35 siswa kelas VI dinyatakan lulus 100 persen dan berhak melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah. Pembacaan keputusan tersebut disambut rasa syukur dan tepuk tangan dari para orang tua serta tamu undangan yang hadir.
Dalam sambutannya, Kepala MIN 4 Alor, Ibrahim Yusuf, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan para siswa menyelesaikan pendidikan dasar di madrasah. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putri mereka kepada MIN 4 Alor.
“Atas nama keluarga besar MIN 4 Alor, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada kami. Kepercayaan ini menjadi amanah yang selalu kami jaga dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik,” ujarnya.
Ibrahim Yusuf mengungkapkan bahwa tahun ini merupakan tahun keempat dirinya memimpin MIN 4 Alor. Ia berharap berbagai program dan capaian yang telah dirintis selama ini dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan demi kemajuan madrasah di masa mendatang.
Kepada para siswa, Ibrahim Yusuf berpesan agar senantiasa menghormati guru dan berbakti kepada orang tua sebagai kunci keberhasilan dalam menempuh pendidikan dan kehidupan.
“Hormatilah guru-guru kalian, karena dari tangan para guru lahir ilmu, pengalaman, dan bimbingan yang akan mengantarkan kalian menuju kesuksesan. Demikian pula dengan orang tua, yang telah berjuang dan berkorban demi masa depan anak-anaknya. Jagalah adab dan akhlak di mana pun kalian berada, karena itulah bekal utama untuk meraih keberhasilan,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Komite MIN 4 Alor, Mukhtar Dana, S.E., mengingatkan para siswa bahwa pelepasan tersebut bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal untuk melangkah menuju jenjang yang lebih tinggi.
“Anak-anakku sekalian, perpisahan hari ini bukan akhir dari perjalanan pendidikan kalian. Justru ini adalah awal untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. Teruslah belajar, raihlah cita-cita setinggi mungkin, dan jadilah kebanggaan bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa,” ujarnya.
Kepada para orang tua, ia mengajak agar terus memberikan perhatian terhadap pendidikan anak-anak mereka.
“Saya berharap agar bapak ibu orang tua terus memperhatikan pendidikan anak-anak kita. Jangan sampai terlena dengan berbagai kesibukan lainnya sehingga mengabaikan pendidikan mereka. Masa depan anak sangat ditentukan oleh pendidikan yang mereka peroleh. Karena itu, teruslah mendampingi, membimbing, dan menyekolahkan mereka ke jenjang yang lebih tinggi demi masa depan yang lebih baik,” pesannya.
Kepala Desa Dulolong, Syamsudin Djawa, dalam sambutannya menegaskan pentingnya pendidikan sebagai investasi terbaik bagi masa depan generasi muda. Ia mengajak seluruh orang tua untuk memastikan putra-putri mereka tetap melanjutkan pendidikan setelah menyelesaikan pendidikan dasar di MIN 4 Alor.
“Pendidikan adalah kunci masa depan anak-anak kita. Setelah lulus dari MIN 4 Alor, saya berharap seluruh siswa dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Baik melanjutkan ke SMP maupun MTs, keduanya sama-sama lembaga pendidikan yang baik. Yang terpenting adalah anak-anak tetap bersekolah dan terus belajar demi masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas perkembangan MIN 4 Alor yang terus menunjukkan kemajuan dari waktu ke waktu. Menurutnya, berbagai capaian yang diraih madrasah tidak terlepas dari kerja keras seluruh warga madrasah dan dukungan masyarakat.
“Kami melihat perkembangan MIN 4 Alor semakin baik dari waktu ke waktu. Tentu ini merupakan hasil kerja bersama seluruh warga madrasah dan dukungan masyarakat. Pemerintah desa berharap berbagai program dan inovasi yang telah berjalan dapat terus dipertahankan dan dikembangkan sehingga MIN 4 Alor semakin maju dan mampu melahirkan generasi-generasi terbaik di masa yang akan datang,” ungkapnya.
Kepada para siswa, Syamsudin Djawa berpesan agar selalu mengingat nasihat para guru yang telah membimbing mereka selama enam tahun menempuh pendidikan di madrasah.
“Anak-anakku sekalian, ingatlah selalu apa yang telah diajarkan dan dipesankan oleh bapak dan ibu guru selama enam tahun kalian belajar di madrasah ini. Jadikan ilmu, akhlak, dan nasihat yang telah diberikan sebagai bekal dalam melanjutkan pendidikan dan menjalani kehidupan. Semoga kalian semua menjadi anak-anak yang sukses, berakhlak mulia, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” pesannya.
Mengakhiri rangkaian sambutan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor, Dra. Mansur B. Samah, M.Pd., menyampaikan arahan sekaligus motivasi kepada para siswa, orang tua, dan guru.
Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa Kementerian Agama terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan madrasah melalui berbagai program strategis, di antaranya penguatan digitalisasi tata kelola dan peningkatan sarana prasarana pendidikan.
“Salah satu program prioritas Kementerian Agama adalah digitalisasi tata kelola dan penguatan sarana prasarana pendidikan. Kualitas sebuah lembaga pendidikan sangat dipengaruhi oleh ketersediaan sarana yang mendukung proses belajar mengajar,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa komitmen tersebut telah diwujudkan melalui berbagai pembangunan fasilitas pendidikan yang saat ini telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kabupaten Alor juga memperoleh alokasi pembangunan sarana dan prasarana madrasah pada sejumlah lembaga pendidikan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap peningkatan mutu pendidikan Islam.
Pada kesempatan tersebut, Dra. Mansur B. Samah mengajak para orang tua untuk tidak ragu menyekolahkan anak-anak mereka di madrasah.
“Jangan pernah berkecil hati menyekolahkan anak di madrasah. Madrasah hari ini sudah jauh berbeda dibandingkan masa lalu. Baik madrasah negeri maupun swasta terus berkembang dan menunjukkan kemajuan yang sangat baik. Madrasah tidak hanya memberikan pendidikan umum, tetapi juga membekali peserta didik dengan pendidikan agama dan pembentukan karakter yang kuat,” ungkapnya.
Selain itu, ia mengingatkan para siswa untuk bijak dalam memanfaatkan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
“Anak-anak harus mampu memanfaatkan teknologi dan media digital secara bijak. Gunakan teknologi untuk belajar, mencari ilmu, dan mengembangkan potensi diri. Di tengah perkembangan teknologi saat ini, jangan lupakan etika, akhlak, dan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam berinteraksi, baik di dunia nyata maupun di ruang digital,” pesannya.
Kepada para guru, Dra. Mansur B. Samah berpesan agar senantiasa menjalankan tugas pendidikan dengan penuh ketulusan, keikhlasan, dan tanggung jawab.
“Saya mengajak seluruh guru untuk terus mendidik anak-anak dengan hati yang tulus dan penuh keikhlasan. Pengetahuan memang penting, tetapi pembentukan karakter dan akhlak harus menjadi prioritas utama dalam pendidikan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa guru merupakan sosok teladan yang akan selalu menjadi contoh bagi peserta didik.
“Guru adalah teladan bagi siswa. Sebelum memerintahkan sesuatu kepada anak-anak, guru harus lebih dahulu melaksanakannya. Keteladanan memiliki pengaruh yang jauh lebih kuat dibandingkan sekadar nasihat. Masa depan akhlak anak-anak kita juga sangat ditentukan oleh peran para guru dalam membimbing dan mendidik mereka,” tegasnya.
Kepada para siswa yang telah dinyatakan lulus, Dra. Mansur B. Samah berpesan agar terus memiliki semangat dan optimisme dalam meraih cita-cita.
“Anak-anakku sekalian, gantungkanlah cita-cita setinggi langit. Jangan pernah takut untuk bermimpi dan memiliki tujuan besar dalam hidup. Namun cita-cita itu harus diimbangi dengan kesungguhan dalam belajar, kerja keras, disiplin, serta akhlak dan karakter yang baik,” pesannya.
Ia mengingatkan bahwa kecerdasan intelektual harus berjalan beriringan dengan karakter dan akhlak yang mulia.
“Di mana pun kalian berada, jagalah akhlak dan karakter. Kalian harus mampu membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang bermanfaat dan mana yang merugikan. Jadilah generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan mampu membawa kebaikan bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa,” tegasnya.
Kegiatan pelepasan juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan siswa yang menampilkan bakat dan kreativitas mereka. Selain menjadi ajang perpisahan, kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan para siswa selama enam tahun menempuh pendidikan di madrasah.
Suasana haru tampak mewarnai jalannya acara ketika para siswa menyampaikan ucapan terima kasih kepada guru dan orang tua yang telah mendampingi mereka selama proses pendidikan. Tidak sedikit orang tua yang terlihat terharu menyaksikan putra-putri mereka menyelesaikan pendidikan dasar dan bersiap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Pelepasan 35 siswa kelas VI MIN 4 Alor ini diharapkan menjadi langkah awal bagi para lulusan untuk terus mengembangkan potensi diri, meningkatkan prestasi, dan melanjutkan pendidikan ke tingkat menengah. Dengan bekal ilmu pengetahuan, keterampilan, serta nilai-nilai keagamaan yang telah diperoleh selama belajar di madrasah, para lulusan diharapkan mampu menjadi generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
(Humas Pendis Alor)
.png)
Tidak ada komentar